14 Ribuan Pengguna Zenius Lulus SBMPTN 2020

Jakarta – Pasca pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 Agustus lalu, Zenius penyedia platform belajar online di Indonesia melakukan survei kelulusan UTBK bagi para penggunanya.

Dihimpun dari survei yang masih berlangsung hingga hari Kamis 3 September 2020, ditemukan sebanyak 14,521 pengguna Zenius berhasil lulus SBMPTN dari total lebih dari 24 ribu pengguna yang telah memberikan respon.

Jumlah responden dari survei ini masih akan terus meningkat setiap harinya.

Co-founder dan Chief Education Officer Zenius Sabda PS mengatakan, pihaknya sangat bangga atas pencapaian dan respons yang diberikan para pengguna Zenius.

“Dari 713.230 peserta yang terdaftar di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, data internal kami mencatat bahwa setidaknya 189 ribu adalah pengguna Zenius. Selain itu, sejak bulan April terjadi kenaikan jumlah pengguna jelang SBMPTN yang meningkat lebih dari 300% dibandingkan tahun lalu,” kata Sabda dalam keterangan pers yang diterima KabarNews.

Para pengguna Zenius yang berhasil lulus tersebut mendapatkan kursi di 85 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 8 politeknik negeri pilihan mereka yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Tentunya kami senang dapat membantu perjuangan dan turut mengantarkan mereka ke perguruan tinggi yang diimpikan. Harapan kami, lewat pengajaran yang diterima dari Zenius dapat membentuk daya nalar dan dasar kemampuan berpikir kritis dan saintifik yang akan berguna bagi masa depan mereka, juga menciptakan kecintaan belajar sehingga mereka menjadi individu yang terus ingin mengembangkan dirinya. Tak lupa kami ucapkan selamat bagi yang telah berhasil masuk ke PTN pilihan mereka, dan bagi peserta yang belum lulus, agar tetap semangat dan pantang menyerah untuk mengejar impian ke kampus-kampus pilihan,” sebut Sabda.

Intensitas belajar dengan Zenius semakin meningkat menjelang hari ujian berlangsung. UTBK di tahun ini yang hanya terdiri dari tes potensi skolastik, membuat para peserta harus mengatur strategi baru dalam mempersiapkan diri.

Zenius mencatat bahwa para pengguna yang mempersiapkan diri untuk menghadapi UTBK rata-rata mengalokasikan waktu selama tiga jam untuk belajar menggunakan Zenius, seminggu sebelum ujian.

Atirotul Jannah, siswa asal SMAN 5 Bekasi yang diterima di jurusan Psikologi Universitas Gadjah Mada, mengatakan bahwa dirinya sering tertinggal pelajaran dan hampir selalu remedial di setiap ujian Fisika, Kimia, dan Biologi.

“Sejak akhir semester 5, aku sadar nggak punya harapan buat SNMPTN. Ya memang dari awal udah nggak ngarepin sih, maka dari itu, aku jadi rajin buka aplikasi Zenius. Sejak ada Covid-19, aku nggak bisa belajar bareng temen lagi, tapi bukan berarti semangat aku luntur karena pengajaran di Zenius itu seru banget-banget-banget. Sebagian besar materi UTBK aku dapetin dari Zenius karena ya kebanyakan materi lebih mudah dipahami di Zenius. Intinya semua orang yang mau mempelajari pelajaran sekolah lebih detail dan lengkap, wajib daftar Zenius,” ujarnya.

Selama proses persiapan menjelang UTBK 2020, Zenius telah mengeluarkan berbagai layanan inovatif yang membantu para peserta untuk mempersiapkan diri, seperti Grand Try Out Zenius yang dilakukan secara online dan dirancang khusus agar menyerupai UTBK yang sesungguhnya, juga koleksi konten materi persiapan UTBK terlengkap.

Selain itu, Zenius juga memiliki galeri konten pembelajaran berkualitas terbesar di Indonesia yang berisi lebih dari 80 ribu video pembelajaran dan ratusan ribu latihan soal yang dapat diakses secara gratis.

“Zenius telah merancang layanan Zenius Ultima yang akan membantu persiapan para siswa dalam menghadapi UTBK 2021 mendatang dengan fitur-fitur inovatif seperti Simulasi Real UTBK, konseling jurusan dan kampus impian, evaluasi progress belajar rutin serta 350 jam sesi belajar live interaktif dengan tutor-tutor senior Zenius. Layanan ini diharapkan akan membantu para siswa mengenali bakat dan kemampuan mereka masing-masing sehingga dapat mempersiapkan diri lebih matang dalam persiapan menghadapi UTBK,” tutup Sabda.

Comment